• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Wanita, Inilah Gejala Vaginitis Yang Harus Anda Waspadai

Wanita, Inilah Gejala Vaginitis Yang Harus Anda Waspadai
Nilai Rata-rata: 8.5 / 10 (6 orang penilai )



Umumnya, wanita sudah tidak asing lagi dengan vaginitis. Namun, tidak sedikit wanita yang mengetahui apa saja gejala vaginitis sehingga mereka tidak menyadari bahwa kesehatan vaginanya sedang mengalami masalah. Kondisi ini dapat terjadi pada wanita dari usia berapapun dan biasanya vaginitis lebih sering terjadi pada wanita muda yang aktif secara seksual.

Vaginitis adalah peradangan atau infeksi yang terjadi pada vagina. Biasanya vaginitis akan mengakibatkan banyak kondisi seperti keputihan yang tidak normal dan berbagai iritasi yang terjadi pada vagina. Vaginitis merupakan kondisi yang umum terjadi pada wanita yang cenderung tidak menjaga kebersihan organ kewanitaannya.

Lalu, Apa Yang Menyebabkan Vaginitis?

Ada banyak faktor yang menyebabkan vaginitis dan biasanya jenis vaginitis akan ditentukan menurut penyebabnya dan diantaranya yaitu:

- Infeksi Jamur, yang pertama menjadi penyebab vaginitis yaitu disebabkan oleh infeksi jamur atau infeksi bakteri biasanya bakteri ini dikenal dengan vaginosis bakteri. Pada kondisi yang normal vagina memiliki beberapa sel jamur dan bakteri dalam jumlah kecil dan hal ini tidak akan menyebabkan gangguan apapun. Tetapi, infeksi ini dapat terjadi apabila jamur maupun bakteri berkembang biak tanpa kendali sehingga menyebabkan infeksi pada vagina yang dikenal dengan vaginitis.
- Penyakit Menular Seksual, selanjutnya seorang wanita mungkin saja akan mengalami vaginitis karena mereka memiliki penyakit menular seksual seperti trikomoniasis, klamidia dan banyak jenis penyakit kelamin lainnya. Kondisi ini menjadi keadaan yang umum menyebabkan vaginitis pada wanita. Namun, tidak sedikit wanita yang mengetahui gejala vaginitis sehingga mereka membiarkan kondisi ini tanpa melakukan pengobatan.
- Bahan Kimia, menggunakan sabun pembersih vagina yang mengandung bahan kimia berlebihan dapat memicu reaksi alergi yang mengakibatkan iritasi pada vagina. Kondisi ini juga bisa menjadi penyebab vaginitis.
- Menopause, wanita yang memasuki masa menopause akan mengalami penipisan dinding vagina yang selanjutnya mengalami penurunan kadar estrogen setelah menopause. Kondisi ini mengakibatkan vagina lebih mudah terinfeksi dan mengalami iritasi. Namun, banyak wanita yang tidak mengetahui gejala vaginitis sehingga mereka menganggap kondisi ini wajar dan tidak melakukan pengobatan apapun.

Inilah Gejala Vaginitis Yang Harus Anda Waspadai

Vaginitis selalu dikaitkan dengan keputihan yang tidak normal menjadi salah satu gejalanya. Sebenarnya, gejala vaginitis akan tergantung dari penyebab vaginitis yang di alami. Berikut ini beberapa gejala tergantung dari penyebab vaginitis diantaranya:

Infeksi Bakteri

- Wanita akan mengalami keputihan keabu-abuan dan berwarna kuning
- Keputihan yang berbau amis
- Mengalami rasa panas seperti terbakar pada vulva dan vagina akibat iritasi
- Vagina dan vulva akan mengalami kemerahan disertai rasa gatal

Infeksi Jamur/Ragi

- Mengalami keputihan kental seperti keju
- Keputihan akan berwarna putih seperti susu
- Sensasi panas terbakar pada vagina dan disertai dengan rasa gatal
- Biasanya cairan keputihan tidak disertai dengan bau

Infeksi Penyakit Kelamin Menular

- Mengalami keputihan berwarna abu-abu disertai dengan bau busuk
- Terasa gatal pada vulva dan nyeri di vagina
- Vulva mengalami pembengkakan dan biasanya berwarna kemerahan

Umumnya, gejala vaginitis pada wanita akan mempengaruhi keputihan yang tidak normal. Selain itu, gejala juga akan menimbulkan rasa sakit akibat pembengkakan dan disertai dengan rasa gatal pada vagina akibat infeksi.

Bagaimana Mencegah Terjadinya Vaginitis?

Untuk mencegah terjadinya vaginitis ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan termasuk menjaga kebersihan organ intim Anda agar tetap bersih guna menghindari mudahnya terinfeksi oleh bakteri dan jamur. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah vaginitis di antaranya:

- Bersihkan Miss V menggunakan air bersih dan keringkan dengan handuk, jangan biarkan Miss V dalam keadaan lembab,
- Hindari perilakukan hubungan seksual yang bebas
- Jangan menggunakan pakaian basah dalam waktu yang lama
- Rutin mengganti pembalut saat menstruasi

Diagnosa Vaginitis

Untuk melakukan diagnosa vaginitis dokter akan melakukan langkah awal dengan menanyakan gejala vaginitis yang Anda alami dan melakukan pemeriksaan vagina untuk mengetahui riwayat kesehatan vagina Anda. Selanjutnya, dokter juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium melalui cairan vagina Anda untuk mengetahui penyebab Anda mengalami vaginitis.

Setelah mengetahui penyebab Anda mengalami vaginitis maka, dokter akan lebih mudah untuk memberikan tindakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Beberapa resep obat mungkin akan di berikan oleh dokter atau hanya menggunakan beberapa salep/krim untuk menghilangkan gejala vaginitis seperti rasa gatal dan nyeri di vagina.

Saran Medis

Wanita sangat penting untuk menjaga kesehatan organ intimnya. Dengan menjaga kebersihan Miss dan melakukan konsultasi dengan dokter kelamin bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya berbagai masalah yang menganggu kesehatan Miss V Anda.

Apabila Anda ingin melakukan pengobatan vaginitis atau memiliki masalah pada kelamin Anda yang mirip dengan gejala vagintis silahkan menghubungi Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan penanganan dari dokter dan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Baca Juga : Apakah Vaginitis Itu? Bagaimana Cara Menyembuhkannya?

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan