• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Penyebab Keputihan Berbau Amis dan Mencegahnya

Penyebab Keputihan Berbau Amis dan Mencegahnya
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (3 orang penilai )

Pada umumnya vagina selalu mengeluarkan cairan berwarna putih. Cairan ini berbeda dengan darah menstruasi. Cairan tersebu dikenal dengan keputihan. Wanita yang mengalami keputihan sering sekali mengeluhkan kondisinya, terutama ketika keputihan berbau amis.

Vagina memang memiliki bau khas, tetapi tidak berbau amis. Namun apabila keputihan tersebut muncul dan menggeluarkan bau amis, maka hal tersebut tanda ada yang tidak beres dari organ reproduksi kamu. Keputihan yang normal tidak akan menimbulkan bau amis, tidak lengket, tidak menimbulkan rasa gatal, dan tidak berwarna.

Namun apabila sebaliknya, keputihan kamu menimbulkan bau amis, disertai rasa gatal dan nyeri itu adalah tanda ada yang tidak beres dari tubuh kamu. Kamu harus tahu apa yang menjadi penyebab keputihan tersebut. Karena jika dibiarkan, dapat membahayakan kondisi tubuh kamu.

Penyebab Keputihan Berbau Amis

Vaginosis Bakterialis

Salah satu penyebab seorang wanita mengalami keputihan yang tidak normal adalah bakteri vaginosis yang tumbuh lebih banyak di vagina. Bakteri ini memang hidup di vagina, tetapi karena jumlahnya cukup banyak dapat menyebabkan anda mengalami keputihan yang disertai rasa gatal, disertai bau yang tidak sedap.

Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan golongan infeksi menular seksual, komplikasi dari trikomoniasis yang selalu dibiarkan adalah kemandulan. Penyakit ini lebih sering menyerang wanita, sebagian besar wanita berusia 16-35 tahun sangat rentan mengalami trikomoniasis.
Keputihan yang disebabkan oleh trikomoniasis akan menyebabkan anda mengalami keputihan dengan bau yang tidak sedap, berwarna hijau, gatal, dan bengkak pada vagina. Gejala tersebut dapat menjadi tanda anda terserang protozoa trikomoniasis.

Human Papilomavirus

Human Papilomavirus (HPV) menjadi salah satu penyebab seorang wanita mengalami keputihan. Virus ini merupakan virus yang disebabkan dengan infeksi menular seksual. Sehingga bisa menular kepada pasangan seks. Keputihan yang disebabkan oleh HPV biasanya akan menimbulkan bau yang tidak sedap, serta cairan keputihan berwarna cokelat. Bahkan terkadang menimbulkan pendarahan. Keputihan yang disebabkan oleh HPV sebagai tanda kanker rahim atau kanker serviks.

Infeksi Jamur

Selain bakteri, di area vagina juga terdapat jamur. Jika vagina anda sedang terinfeksi oleh jamur maka akan menimbulkan bau amis, dengan lendir keputihan berwarna putih susu atau kuning seperti keju. Gejala lain yang timbul dari keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur adalah timbul rasa panas seperti terbakar.

Penyakit Menular Seksual (PMS)

Penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonore pun memicu timbulnya keputihan yang abnormal. Gejala lain yang disebabkan oleh keputihan akibat PMS adalah rasa sakit ketika buang air kecil, dan saat berhubungan seks. Jangan pernah mendiamkan kondisi ini, karena dapat memicu infeksi pada organ reproduksi lainnya. Segeralah untuk melakukan pemeriksaan ketika anda menemukan keputihan yang disebabkan oleh PMS.

Mencegah Keputihan

Keputihan dapat dicegah dengan beberapa perawatan pada tubuh anda. Berikut beberapa cara untuk mencegah terjadinya keputihan. Termasuk dalam mencegah keputihan berbau amis pada vagina.

  • Selalu menjaga kebersihan vagina
  • Hindari melakukan hubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan
  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Saat haid, usahakan mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali
  • Gunakan pakaian dalam yang nyaman dan mudah menyerap keringat
  • Hindari menggunakan bahan kimia untuk membersihkan vagina

Demikianlah beberapa penyebab keputihan berbau amis dan cara mencegahnya. Jika keputihan yang anda alami tidak kunjung berhenti, dan tetap berbau amis, menyebabkan rasa gatal, dan menyebabkan rasa nyeri. Anda dapat melakukan pemeriksaan dan pengobatan di Klinik Utama Gracia.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan