• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Penyebab Bau Ketiak Tidak Sedap

Penyebab Bau Ketiak Tidak Sedap
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (2 orang penilai )

Memiliki permasalahan bau ketiak, tentunya akan membuat seseorang menjadi tidak percaya diri. Untuk itu diperlukan cara penanganan yang tepat agar permasalahan tersebut dapat segera teratasi. Namun penanganan yang tepat hanya bisa dilakukan jika Anda sudah mengetahui penyebab bau ketiak yang Anda alami.
Penyebab bau ketiak yang utama adalah karena keringat berlebih yang biasanya dihasilkan oleh jaringan keringat yang berada pada bagian ketiak seseorang. Namun bukan hanya itu saja, adapula penyebab lainnya yang bisa membuat seseorang mengalami bau ketiak, berikut ini penjelasannya.

1. Bakteri

Bau ketiak bisa terjadi karena keringat yang keluar dari kelenjar keringat di bagian ketiak bercampur dengan bakteri. Bakteri inilah yang akan menimbulkan bau tidak sedap. Bakteri ini bisa berada di ketiak karena kebersihan area tersebut yang kurang terjaga, misalnya saja Anda jarang mandi, atau tidak benar membersihkan tubuh pada saat mandi, ataupun jarang mengganti pakaian. Hal-hal tersebut lah yang akan memicu bakteri untuk berkembang biak pada ketiak dan menyebabkan bau.

2. Jarang Mengganti Pakaian Dalam

Sama halnya dengan pakaian luar, pakaian dalam juga harus selalu diganti setiap habis dipakai. Apalagi pakaian dalam ini akan bersentuhan langsung dengan tubuh. Pakaian dalam yang jarang diganti, atau sering digunakan berkali-kali juga akan membuat bakteri berkembang biak dan akhirnya menimbulkan bau yang tidak sedap pada ketiak.

chat

3. Konsumsi Makanan

Penyebab bau ketiak lainnya yaitu karena makanan yang Anda konsumsi setiap harinya. Ada beberapa jenis makanan yang cenderung bisa menyebabkan seseorang mengalami bau ketiak ataupun bau badan. Makanan-makanan tersebut seperti rempah-rempah, daging merah, alkohol, kafein, junk food, makanan berkarbohidrat rendah, produk susu, makanan yang mengandung kolin, gorengan, dan juga bawang-bawangan. Konsumsi makanan-makanan ini secara berlebihan akan memicu bau ketiak yang tidak sedap. Untuk itu, konsumsi makanan ini secukupnya saja.

4. Konsumsi Obat

Ada beberapa jenis obat-obatan yang cenderung menyebabkan seseorang mudah berkeringat, seperti obat antipsikotik dan juga antidepresan. Penggunaan aspirin dan acetaminophen yang terlalu berlebihan juga bisa memicu seseorang mengalami produksi keringat yang berlebihan. Untuk itu, hindari penggunaan obat-obatan ini, atau bila perlu konsultasikan terlebih dulu pada dokter terkait dengan pemakaian obat tersebut.

5. Penyakit Tertentu

Bau badan atau bau ketiak yang tidak sedap ternyata bisa menjadi indikasi seseorang mengalami penyakit-penyakit tertentu. Penyakit yang bisa menyebabkan seseorang mengalami bau ketiak seperti diabetes, liver, dan juga hipertiroidisme. Penyakit diabetes memang adalah hal yang paling umum terjadi yang menjadi penyebab dari seseorang mengalami bau ketiak. Terganggunya fungsi liver juga akan menyebabkan seseorang mengalami bau ketiak, karena proses ekskresi yang terganggu. Sementara itu, penderita penyakit hipertiroidisme juga akan mengalami bau ketiak karena terlalu aktifnya kelenjar tiroid sehingga menyebabkan keluarnya keringat yang berlebihan.

Untuk menghindari bau ketiak, maka Anda harus menjauhi penyebab bau ketiak di atas. Atau jika Anda mengalami bau ketiak, maka sebaiknya konsultasikan kondisi Anda tersebut pada dokter. Hal ini dikarenakan mungkin saja bau tersebut disebabkan karena adanya penyakit tertentu. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi lebih dini terkait kemungkinan penyakit yang Anda alami.

Anda juga bisa mencoba cara menghilangkan bau ketiak untuk mengembalikan kepercayaan diri Anda. Namun sebaiknya mulai dari rajin membersihkan tubuh secara teratur, agar tidak ada bakteri yang berkembang biak yang bisa menyebabkan bau yang tidak sedap. Semoga bermanfaat.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan