• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Orchitis adalah proses inflamasi (peradangan) satu atau kedua biji testis (zakar), paling sering disebabkan/bersamaan dengan virus yang menyebabkan gondongan (mumps). Penyebab lain Orchitis, adalah penyakit menular seksual (PMS), seperti gonore atau klamidia.

Gejala yang berhubungan dengan orchitis terdiri dari gejala ringan sampai parah, peradangan dapat melibatkan satu atau kedua testis. Pasien akan mengalami dan pembengkakan, atau gejala dapat muncul secara bertahap. Gejala orchitis antara lain:
•    Pembengkakan testis
•    Testis kemerahan
•    Nyeri pada testis
•    Demam dan menggigil
•    Mual
•    Malaise dan lelah
•    Sakit kepala
•    Nyeri badan
•    Nyeri saat buang air kecil

Pada epididymo-orchitis, gejala yang terjadi muncul secara bertahap.
•    Epididimitis  menyebabkan pembengkakan pada area lokal dab rasa sakit pada belakang testis selama beberapa hari.
•    Infeksi menyebar ke seluruh testis
•    Nyeri bahkan rasa terbakar sebelum atau setelah buang air kecil.

Sebagian besar kasus orchitis virus dan orchitis bakteri akan meningkatkan tanpa komplikasi. Namun, kemungkinan komplikasi  yang dapat ditemui antara lain:
•    Penderita yang menderita orkitis mungkin bisa mengalami penyusutan testis (atrofi)
•    Gangguan kesuburan (mandul)
•    Episode berulang dari epididimitis
•    Skrotum abses
•    Jika tidak diobati, maka dapat menyebabkan kehilangan testis bahkan kematian

Orkitis sering terjadi karena akibat dari infeksi virus.
•    Virus penyebab gondok paling sering terlibat sebagai penyebab orkitis
•   Orkitis yang disebabkan dari infeksi gondok. Hal ini paling sering terjadi pada anak laki-laki. Peradangan berkembang 4-6 setelah timbulnya penyakit gondok
•    Orkitis yang terjadi setelah imunisasi gondok, campak, dan rubella (MMR)
•  Orkitis yang disebabkan oleh virus lainnya seperti  varicella, coxsackievirus, echovirus, dan cytomegalovirus (terkait dengan mononukleosis infeksiosa)

Selain itu orkitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Sebagian besar kasus orkitis disebabkan oleh bakteri yang berkembang dan menyebar di epididimitis (radang tabung melingkar di bagian belakang testis), yang disebabkan dari penyakit menular seksual (PMS) atau dari kelenjar prostat / infeksi saluran kemih. Kondisi ini disebut epididymo-orchitis. Bakteri yang menyebabkan orkitis antara lain adalah:
•  Bakteri dari kelenjar prostat/infeksi saluran kemih seperti  Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, dan Staphylococcus dan Streptococcus spesies.
•    Bakteri penyebab penyakit menular seksual, seperti gonore, klamidia, dan sifilis.

Faktor resiko untuk orkitis yang tidak berhubungan dengan penyakit menular seksual adalah :
•    Immunisasi gondongan yang tidak adekuat
•    Usia lanjut (lebih dari 45 tahun)
•    Infeksi saluran kemih berulang
•    Kelainan saluran kemih.

Faktor resiko untuk orkitis yang berhubungan dengan penyakit menular seksual adalah :
•    Berganti-ganti pasangan
•    Riwayat penyakit menular seksual pada pasangan
•    Riwayat gonore atau penyakit menular seksual lainnya.

Pengobatan orkitis dilakukan berdasarkan penyebab infeksi, apakah infeksi disebabkan oleh organisme bakteri atau virus. Penderita orkitis bakteri atau bakteri epididymo-orchitis memerlukan pengobatan antibiotik. Terapi antibiotik juga diperlukan untuk mengobati infeksi. Pengobatan yang dilakukan antara lain:
•   Pemberian antibiotik di rumah selama 10-14 hari. Terlebih apabila pasien juga menderita kelenjar prostat.
•   Jika pasien mengalami demam tinggi, muntah, sakit, atau jika pasien mengalami komplikasi serius, pasien harus dibawa ke rumah sakit dan diberikan pengobatan antibiotik.
•   Antibiotik akan diresepkan tergantung pada usia pasien dan penyebab infeksi bakteri. Antibiotik yang sering diberikan antara lain: ceftriaxone (Rocephin), doxycycline (Vibramycin, Doryx), azitromisin (Zithromax) atau ciprofloxacin (Cipro).
•   Mengompres dengan es pada daerah skrotum

Apa yang dilakukan untuk mencegah orkitis?

Langkah-langkah tertentu dapat diambil untuk mengurangi risiko pengembangan orchitis.
•   Imunisasi gondok dapat mencegah penyakit gondok orchitis.
•   Memilih untuk tidak melakukan hubungan intim karena berisiko tinggi dapat terkena penyakit menular seksual (PMS). Kondom digunakan mengurangi kejadian penyakit menular seksual.
•   Pria diatas umur 50 tahun yang memiliki kelenjar prostat harus dilakukan pemeriksaan selama ujian fisik tahunan mereka.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan