• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Ketahui 3 Fungsi Kandung Kemih

Ketahui 3 Fungsi Kandung Kemih
Nilai Rata-rata: 8.7 / 10 (3 orang penilai )

Kandung kemih adalah organ penting untuk berkemih yang merupakan kantung otot pada panggul, yang berada tepat di atas dan atau di belakang tulang kemaluan. Ukuran kantung ini adalah sebesar buah pir, ketika dalam keadaan kosong. Kantung ini dilapisi oleh jaringan otot yang bisa meregang ketika menampung urine. Selain berfungsi untuk menampung urine, ada fungsi kandung kemih lainnya yang harus diketahui.

Umumnya kandung kemih bisa menampung kapasitas urine sebanyak 400 sampai 600 ml. kantung ini akan menjaga agar urine tidak keluar sendiri ketika kandung kemih penuh. Hal inilah yang bisa membuat seseorang menahan buang air kecil sampai 2 hingga 5 jam lamanya.

Ketika seseorang buang air kecil, maka otot dari kandung kemih beserta dua katup sphincters akan terbuka agar urine bisa keluar dari kandung kemih menuju ke uretra dan keluar dari tubuh. Uretra pria akan lebih panjang karena akan melalui penis yaitu sepanjang 8 inci, sedangkan wanita 1,5 inci.

Lalu apa fungsi kandung kemih?

1. Penyimpan Urine Sementara

Urine yang diproduksi di ginjal akan mengalir ke kandung kemih melalui dua ureter yang berada di setiap sisi. Ureter tersebut dilapisi otot yang akan membantu memindahkan urine dari ginjal menuju kandung kemih.

Kandung kemih sendiri memiliki tiga tabung, dimana urine akan melalui uretra ketika akan dikeluarkan. Tabung tersebut akan dikontrol oleh Sfingter uretra internal yang merupakan otot melingkar di antara leher kantung kemih dan juga uretra. Tanpa Sfingter, kandung kemih tidak akan bisa menyimpan dan menahan urine, sehingga akan langsung melewati kandung kemih ketika dikeluarkan.

chat

2. Memberi Sinyal Saat Kandung Kemih Telah Penuh

Fungsi kandung kemih selanjutnya yaitu pemberi sinyal saat kantung kemih penuh, sehingga akan muncul keinginan untuk buang air kecil. Di kandung kemih terdapat saraf perifer atau saraf yang mempunyai cabang dari sumsum tulang belakang yang akan terhubung dengan otak.

Saat kandung kemih sudah penuh, maka saraf tersebut akan memberi sinyal melalui saraf yang lainnya hingga sumsum tulang belakang dan otak akan memberi sinyal kembali pada kandung kemih agar menginstruksikan Sfingter uretra internal beristirahat, sedangkan otot detrusor berkontraksi ketika kandung kemih sudah penuh.

3. Mengatur Pengosongan Urine

Otot detrusor akan mengalami tekanan lebih tinggi di dalam kandung kemih daripada tekanan di dalam uretra, hal ini akan memungkinkan urin untuk keluar dengan lebih santai dari Sfingter uretra. Koordinasi dari sinyal ini harus tepat, agar pengosongan urine bisa dibatalkan. Hal ini sangat berguna ketika seseorang ‘kebelet’ buang air kecil. Sebenarnya otak pun juga akan otomatis mengatur pengosongan urine, agar pengosongan tersebut bisa ditunda sebentar.

Itulah beberapa fungsi kandung kemih yang harus Anda ketahui. Walaupun jarang terdengar, namun kandung kemih sangat berguna dalam proses pembuangan urine. Penting juga bagi Anda untuk menjaga kesehatan dari kandung kemih ataupun dari organ saluran kemih lainnya dengan cara konsumsi cairan yang cukup setiap harinya agar proses pembuangan urine pun berjalan lancar. Selain itu hindari kebiasaan menahan buang air kecil, karena jika dilakukan terus menerus, maka akan menyebabkan gangguan pada kandung kemih bahkan ginjal.

Jika Anda memiliki masalah berkaitan dengan kandung kemih atau saluran kemih, Anda bisa segera berkonsultasi pada staff Klinik Utama Gracia melalui layanan chatting pada halaman ini atau bisa langsung menghubungi kami melalui telepon di 081336361555. Semoga bermanfaat.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan