• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Pada kenyataannya keputihan adalah hal yang dialami oleh hampir semua wanita, selain menimbulkan rasa tidak nyaman, keputihan juga dapat menurunkan rasa percaya diri, terutama pada wanita yang telah menikah. Keputihan dapat dikategorikan menjadi dua, keputihan fisiologis (normal) dan keputihan patologis (abnormal).

Keputihan Fisiologis

Keputihan kategori ini sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, karena masih dalam batas normal. Keputihan fisiologis terjadi pada saat wanita memasuki masa ovulasi (masa subur), sebelum atau sesudah menstruasi, atau ketika menerima rangsangan.

Ciri-ciri Keputihan Fisiologis

•   Cairan yang keluar jumlahnya tidak banyak
•   Cairan berwarna transparan atau bening
•   Tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap
•   Cairan tidak lengket dan tidak menyebabkan gatal-gatal

Anda tidak perlu panik apabila anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri yang disebutkan diatas karena hal ini terjadi setiap bulan. Apabila anda masih merasa kurang nyaman, bersihkan daerah kewanitaan anda dengan air bersih lalu keringkan dengan handuk yang bersih. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian dalam yang bersih juga.

Keputihan Patologis

Ketika anda mengalami keputihan patologis, anda perlu waspada. Keputihan kategori ini bisa jadi sebuah pertanda bahwa anda menderita penyakit lain pada organ kewanitaan atau daerah lain anda. Bila terjadi pada ibu hamil, ini bisa mengganggu

Keputihan jenis ini adalah keputihan yang tidak normal dan harus Anda waspadai. Beberapa keputihan jenis ini adalah sinyal penyakit di organ kewanitaan atau daerah rahim. Jika keputihan patologi terjadi pada ibu hamil, salah satu risikonya adalah gangguan kesehatan pada bayi.

Keputihan tidak normal ciri-cirinya adalah:

•   Cairannya kental
•   Menimbulkan bau tidak sedap
•   Biasanya berwarna putih susu, kuning, kehijauan atau keabu-abuan
•   Menyebabkan gatal
•   Cairan terkadang lengket
•   Jumlah cairan banyak dan akan meninggalkan bercak pada pakaian dalam

Jika mengalami ciri-ciri keputihan ini, saran terbaik kami adalah segera periksa ke dokter spesialis. Terlebih lagi jika keputihan yang Anda alami sudah sering terjadi. Seringkali wanita mencoba mengobati sendiri keputihan dengan minum obat, jamu atau memakai sabun pembersih kewanitaan yang justru bisa memperparah kondisi keputihan.

Keputihan adalah keluarnya cairan dari vagina,keputihan akan berakibat fatal bila terlambat menanganinya,untuk mengetahui penyebab keputihan yang tidak normal membutuhkan pemeriksaan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Apakah keputihan bertanda ada yang tidak normal?

Keputihan ada dua macam Keputihan yang bersifat normal/fisiologis dan keputihan abnormal/patologis. Dirumah sakit modern melayani pemeriksaan dan pengobatan keputihan.

Dari manakah asal keputihan yang normal ?

Keputihan normal mengandung lepasan jaringan vagina, jaringan leher rahim, lendir endoserviks dan bakteri yang baik terutama golongan Lactobacillus. Sekret vagina ini adalah sesuatu yang alamiah untuk membersihkan diri, sebagai pelicin dan pertahanan  dari berbagai infeksi. Siklus mens berpengaruh pada jumlah cairan yang keluar dari vagina. Pada fase pematangan telur (fase folikel) jumlah cairan yang keluar makin meningkat dan mencapai puncaknya pada saat ovulasi. Setelah itu kualitas cairan menjadi lebih kental.

Ciri-ciri keputihan yang normal:

Keputihan masih tergolong normal bila :

1. Tidak menimbulkan rasa gatal dan nyeri.
2. Bentuknya cair atau encer.
3. HampIr tidak berbau
4. Jumlahnya sedikit
5. Warna bening atau sedikit putih
6. pH asam, antara 3,8 – 4,5.

Ciri-ciri keputihan yang abnormal:

1. Menimbulkan gatal kadang nyeri pada daerah vagina dan sekitarnya
2. Bentuknya kental
3. Berbau tidak sedap
4. Dalam jumlah banyak dan terus menerus
5. Mengandung darah
6. Berwarna putih susu, kuning atau hijau

Apakah penyebab dari keputihan yang abnormal/patologis ?

1. Kanker leher rahim
2. Hygiene yang jelek
3. Infeksi. dapat disebabkan oleh Bakteri,Gonorrhoe, Parasit Trichomonas, Jamur Candida dan Virus (HPV, Herpes, AIDS)
4. Stress
5. Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama, terutama pemakaian antibiotik

Beberapa obat alami yang dapat membantu masalah keputihan pada wanita:

1. Bawang Putih
Salah satu manfaat bawang putih untuk kesehatan adalah membantu dalam menyembuhkan infeksi yang terjadi akibat dari bakteri dan juga jamur didaerah vagina. Dan cara menggunakan bawang putih sebanyak 1 siung tadi adalah dikupas sampai bersih dari kulitnya kemudian dipotong menjadi 2 bagian. Setelah itu, sebelum tidur letakkanlah potongan dari bawang putih tadi tepat diatas vagina hingga pagi hari.

2. Kunyit
Kunyit mengandung anti bakteri yang sangat berguna dalam membantu menyembuhkan masalah keputihan tidak normal. Umbi kunyit merupakan bagian yang sering digunakan dan dipilih adalah umbi dengan usia yang jauh lebih dari satu tahun. Cara membuat obat keputihan alami dari kunyit adalah ambillah paling tidak 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, dan satu genggam buah asam serta satu potong gula aren. Kemudian semua bahan-bahan tadi direbus dengan menggunakan 1 liter air yang sudah mendidih setelah itu saringlah. Minumlah air dari rebusan tadi sebanyak 1 gelas dalam sehari.

3. Daun sirih
Daun sirih bisa dibuat sebagia ramuan keputihan alami dengan cara merendam  daun sirih secukupnya saja ke dalam air kurang lebih selama 1-2 jam. Air rendaman daun sirih tadi digunakan untuk mencebok vagina. Obat alami yang terbuat dari daun sirih juga selain membantu mmencuci vagina untuk mencegah terjadinya keputihan maka juga bisa diminum dengan direbus terlebih dahulu.

4. Akar bayam
Cara mengobati keputihan yang bisa dilakukan lainnya adalah dengan menggunakan akar bayam. Tumbuhan ini mengandung kandungan anti bakteri yang sangat kuat yang bisa membantu dalam membunuh bakteri yang jahat yang ada di dalam vagina dan juga bsia membantu dalam mengatasi atau mengobati infeksi yang menjadi penyebab keputihan pada wanita. Selain itu, akar bayam juga digunakan sebagai jus. Kemudian jus ini diminum paling tidak 2 kali dalam sehari.

Bagaimana cara mencegah keputihan?

Adapun cara untuk mencegah Keputihan adalah sebagai berikut :
1. Mandilah secara teratur dengan menggunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulit. Bersihkan dengan intens daerah pangkal paha dan lajutkan dengan mencuci area genital arah depan ke belakang.
2. Hindari penggunaan vaginal douche (cairan pembersih), karena bis amengubah pH vagina. Bersihgkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH disekitar vagina. Disarankan agar pembersih yang anda gunakan terbuat dari bahan susu. Karena pembersih ini mampu menjaga keseimbangan pH, meningkatkan pertumbuhan flora normal, serta menekan pertumbuhan bakteri.
3. Pakailah celana dalam yang berbahan katun dan ganti celana setiap hari.
4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya celana dalam basah atau lembab, maka segeralah ganti dengan yang bersih dan belum dipakai.
5. Jangan mengenakan celana jeans yang ketat. Karena ini akan merapatkan pori-pori. Sebaiknya anda mengenakan rok atau celana bahan non jeans yang mempermudahkan sirkulasi udara disekitar organ intim.
6. Gunakan panty liner sewaktu bepergian dan lepaskan sepulang dirumah.
7. Jangan memakai sesuatu yang bisa mengiritasi vagina, seperti sabun berparfum, parfum, deodorant, spray atau bedak pengarum.
8. Saat menstruasi, ganti pembalut sesering mungkin.
9. Konsumsi vitamin C 500 mg 2 x1 hari untuk meningkatkan asiditas vagina.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan