• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Keputihan Bercampur Darah Setelah Berhubungan Seks, Apakah Berbahaya?

Keputihan Bercampur Darah Setelah Berhubungan Seks, Apakah Berbahaya?
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (1 orang penilai )



Keluar keputihan bercampur darah setelah berhubungan seksual tentu menyebabkan kekhawatiran bagi wanita. Hal ini mungkin terjadi pada beberapa wanita dan banyak diantaranya yang tidak mengetahui penyebab keputihan yang bercampur darah setelah melakukan hubungan seks.

Jika membahas tentang keputihan, tentu banyak wanita yang sudah tidak asing lagi dengan hal ini. Tetapi, beberapa kondisi keluarnya keputihan dengan cairan yang tidak normal menjadi hal yang sering di biarkan oleh sebagian wanita tanpa mengetahui akibatnya.

Keputihan Bercampur Darah Pada Wanita

Sebelum mengetahui penyebab keluar keputihan bercampur darah setelah berhubungan seks ada baiknya Anda mengetahui apa itu keputihan? Keputihan adalah sebutan untuk cairan yang keluar dari area kewanitaan yang berwarna putih bening.

Cairan ini berasal dari proses alami yang terjadi pada leher rahim (serviks). Cairan keputihan akan keluar dengan bakteri ataupun sel mati yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi. Cairan ini berfungsi untuk melindungi area kewanitaan dari infeksi dan menjaga kelembaban area kewanitaan.

Proses lubrikasi cairan ini juga sangat berfungsi saat berhubungan seksual. Cairan ini berfungsi saat terjadi penetrasi seks, sehingga lebih mudah dilakukan. Biasanya, wanita akan mengalami peningkatan cairan ketika mengalami rangsang seksual.

Sebelumnya, Apakah Anda mengetahui bahwa keputihan terbagi menjadi dua jenis? Ini termasuk keputihan normal dan keputihan abnormal. Umumnya, wanita akan mengalami keputihan normal dan ada beberapa faktor yang menyebabkan perubahan jenis keputihan normal menjadi tidak normal.

Salah satu jenis keputihan tidak normal, yaitu keputihan bercampur darah yang mungkin sedang Anda alami dan menimbulkan ke khawatiran tersediri, karena Anda tidak mengetahui apa penyebabnya.
 

chat

Apa Penyebab Keputihan Bercampur Darah?

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya keputihan bercampur darah setelah berhubungan seksual, di antaranya:

- Penyakit Kelamin

Keputihan yang bercampur dengan darah yang muncul setelah berhubungan seks bisa menjadi salah satu tanda ataupun ciri penyakit kelamin pada wanita. Seringnya, wanita yang menderita penyakit kelamin akan ditandai dengan keputihan yang tidak normal.

Salah satunya adalah keputihan bercampur dengan darah. Terlebih jika Anda aktif berhubungan seks dengan banyak pasangan dan salah satunya menderita penyakit kelamin menular. Jika Anda mengalami kondisi ini, maka kemungkinan besar Anda sedang terinfeksi penyakit kelamin dan sebaiknya lakukan pemeriksaan sedini mungkin dengan dokter Klinik Utama Gracia.

- Terjadi Iritasi Pada Area Kewanitaan

Hal ini bisa terjadi karena adanya iritasi pada area kewanitaan yang disebabkan gangguan pada hormon dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Ketika berhubungan seks, wanita akan mengalami rangsangan seks yang menyebabkan lubrikasi cairan yang lebih banyak.

Ketika terjadi iritasi pada area kewanitaan, maka memungkinkan keluarnya cairan yang bercampur darah setelah aktivitas seksual terjadi. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh wanita yang menggunakan alat kontrasepsi yang dapat menyebabkan iritasi pada area kewanitaan.

- Kondisi Medis Lainnya

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa sangat banyak faktor yang dapat mempengaruhi keluarnya cairan keputihan yang bercampur darah setelah berhubungan seksual. Hal ini dapat terjadi, karena adanya peradangan pada dinding vagina, sehingga memungkinkan terjadinya pendarahan yang bercampur dengan cairan keputihan.

Tidak hanya itu, gangguan seperti penyakit radang panggul yang mungkin di alami wanita bisa menjadi salah satu penyebabnya. Infeksi yang sudah berkembang dan menyerang sistem reproduksi wanita bagian atas yang sehingga mengakibatkan pendarahan yang bercampur dengan cairan keputihan dan keluar saat setelah berhubungan seks bisa menjadi tanda dari penyakit ini.

Kondisi yang sangat berbahaya adalah kemungkinan disebabkan oleh penyakit mematikan bagi kaum wanita, yaitu kanker serviks. Inilah pentingnya untuk segera melakukan pemeriksaan dengan dokter saat awal Anda mengalami keluarnya cairan keputihan yang bercampur dengan darah.

Lalu, Apakah Keputihan Yang Bercampur Darah Kondisi Yang Berbahaya?

Sebenarnya, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini terjadi. Berbahaya atau tidaknya hal ini tergantung pada kondisi yang menyebabkan terjadinya keputihan bercampur dengan darah.

Bisa saja hal ini merupakan kondisi yang normal, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur yang menyebabkan keluarnya cairan keputihan bercampur dengan darah setelah berhubungan seksual. Tetapi, keputihan yang keluar dengan cairan tidak normal menjadi salah satu tanda adanya infeksi yang sedang menyerang area kewanitaan Anda.

Nah, itulah pentingnya untuk melakukan pemeriksaan dengan Klinik Utama Gracia. Pemeriksaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti Anda mengalami keputihan yang bercampur darah setelah berhubungan seksual.

Hal ini juga bertujuan sebagai salah satu langkah pencegahan terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kondisi Anda. Terlebih, jika Anda mengalami keputihan bercampur darah setelah berhubungan seks disertai dengan kondisi lain yang menyebabkan ketidaknyamanan.

Jika Anda salah satu wanita yang mengalami keputihan bercampur darah setelah berhubungan seksual, segera hubungi dokter Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan bantuan pemeriksaan dan tindakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi yang menyebabkan Anda mengalami gangguan ini.

Konsultasikan keluhan Anda dengan tim medis Klinik Utama Gracia melalui tombol konsultasi dibawah ini atau bisa menghubungi kami di 081336361555.

Baca Juga : Penyebab Keputihan Berbau Amis Dan Mencegahnya

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan