• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Kenali Tanda Fimosis Pada Pria

Kenali Tanda Fimosis Pada Pria
Nilai Rata-rata: 8.7 / 10 (3 orang penilai )



Mungkin kebayakan orang masih terasa asing jika mendengar kata fimosis, lalu apakah hal ini berbahaya dan bisa mempengaruhi kesehatan? Nah jika Anda penasaran maka ada baiknya simak terus artikel ini sampai tuntas.

Fimosis atau dikenal dengan kata phimosis adalah suatu kondisi dimana ujung pada kulit luar penis mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik kebawah dan melewati kepala penis dan kondisi ini biasanya terjadi pada saat buang air kecil sehingga mengakibatkan gangguan saat buang air kecil dan akan terasa sakit. Jika terus dibiarkan tanpa dilakukan pengobatan maka, akan menyebabkan terjadinya peradangan yang pada pada penis.

Biasanya kondisi ini sering terjadi pada anak laki-laki dan dianggap wajar karena terjadi pada anak kecil dan balita. Namun, tidak sedikit pria dewasa mengalami gangguan ini dan jika terjadi pada pria dewasa akan sangat berbahaya. Pria dewasa yang mengalami gangguan ini akan menyebabkan rasa sakit saat ereksi, dan berisiko untuk menimbulkan dampak yang lebih besar seperti mengalami balanitis, dan komplikasi lainnya pada penis.

Apa Yang Dapat Menyebabkan Fimosis Terjadi?

Umumnya selain masalah kelainan atau bawaan lahir yang bisa menyebabkan terjadi fimosis yaitu pria yang tidak melakukan sunat sangat rentan untuk mengalami gangguan ini. Berikut ini beberapa kondisi menyebabkan gangguan ini terjadi adalah:

- Masalah Medis

Seorang pria yang menderita penyakit diabetes dapat mengalami gangguan ini. Hal ini dapat terjadi karena penderita rentan mengalami infeksi yang akan membentuk jaringan parut pada kulit kulup Mr P, sehingga kulit menjadi tidak lentur dan akan sulit ditarik kembali.

Beberapa infeksi lain yang bisa menyebabkan gangguan ini terjadi karena masa medis yaitu balanitis (peradangan yang terjadi pada kepala penis). Kondisi lainnya yaitu balanoposthitis( peradangan yang terjadi pada kulup dan kepala penis). Beberapa kasus lain yang bisa menyebabkan seorang pria dewasa mengalami fimosis yaitu infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. adanya luka atau peradangan yang terjadi pada kepala penis atau infeksi yang disebabkan oleh jarum yang mengakibatkan kulit Mr P berubah menjadi kemerahan, kering, disertai gatal dapat menyebabkan terjadinya gangguan phimosis.

- Kondisi Lain

Adapun masalah diluar medis yang bisa menyebabkan seorang pria mengalami gangguan phimosis dapat terjadi akibat usia yang sudah tidak muda lagi sehingga menyebabkan berkurangnya kelenturan kulup sehingga sulit ketika ditarik. Selain itu, tarikan yang sangat keras dapat menyebabkan kulit kulup mengalami luka dan menyebabkan peradangan sehingga rentan untuk mengalami fimosis.

Baca Juga : Ingin Sunat Cepat? Gunakan Metode Sunat Laser

Lalu, Apa Saja Gejala Yang Dapat Terjadi?

Biasanya gejala umum yang ditimbulkan dari gangguan ini adalah kesulitan saat menarik kembali kepala penis karena kulit kulup yang sangat ketat. Selain itu, Mr P akan mengalami pembengkakan dan kulit akan memerah serta kesulitan saat buang air kecil. Kondisi ini juga akan menyebabkan nyeri dan gatal serta timbulnya bau akibat kotoran yang berada pada kepala penis (smegma) sulit untuk dibersihkan. Pria dewasa yang mengalami gangguan ini akan merasakan beberapa gejala lain diantaranya:

• Terasa sakit saat ereksi penis
• Buang air kecil menjadi tidak lancar
• Tidak dapat menarik kulit Mr P saat ingin membersihkan smegma
• Mengalami iritasi pada kulit Mr P
• Mengalami pembengkakan dan biasanya bengkak akan hilang setelah buang air kecil

Jika Anda mengalami gejala seperti di atas sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa adanya pengobatan maka, akan menimbulkan banyak komplikasi dan gangguan kesehatan Mr P. Perlu Anda ketahui bahwa fimosis dapat menyebabkan terjadinya kanker penis dan menyebabkan pembengkakan dan peradangan yang begitu menyakitkan.

Mendiagnosis Fimosis

Kondisi ini mudah untuk diketahui dengan gejala yang ditimbulkan seperti kesulitan menarik kembali kulit kulup yang sangat ketat. Jika Anda melakukan pemeriksaan dengan dokter, mungkin dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda terkait penyakit yang bisa menyebabkan gangguan ini terjadi. Dan lebih sering dokter akan menanyakan masalah terkait gejala yang Anda rasakan akibat gangguan yang menimbulkan ketidaknyamanan pada Mr P.

Inilah Cara Mencegah Dan Mengobati Fimosis

Untuk mencegah terjadinya phimosis sangat disarankan kepada pria untuk menjaga kebersihan Mr P. Lakukan pembersihan secara rutin untuk membersihkan kotoran yang ada di kulup penis dengan lembut dan menggunakan air hangat. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan menghindari Mr P dari infeksi yang bisa terjadi.

Sangat di anjurkan bagi Anda untuk melakukan sunat atau khitan. Karena, dengan melakukan khitan akan banyak manfaat yang bisa di dapatkan untuk kesehatan Mr P. Pria yang melakukan sunat akan sangat mudah untuk terhindar dan berisiko menglami gangguan ini. Karena, sunat akan lebih mudah untuk membantu pria membersihkan kotoran yang bersarang di kulup.

Untuk mengobati gangguan ini mungkin dokter akan memberikan beberapa resep obat atau salep untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkan dari gejala ini. Pemberian obat dan salep akan membantu mengurangi rasa gatal atau perih serta meredakan iritasi pada kulit penis. Setelah itu, mungkin dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan sunat agar tidak mengalami gangguan ini secara terus menerus.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai tanda dan ciri fimosis pada pria. Sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan dengan dokter jika mengalami gejalanya. Apabila Anda membutuhkan informasi lain atau ingin melakukan pengobatan terkait masalah ini. Anda bisa melakukan konsultasi dengan tim medis Klinik Utama Gracia melalui layanan konsultasi dibawah ini.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan