• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Jenis Jenis Keputihan Yang Bisa Dialami Wanita

Jenis Jenis Keputihan Yang Bisa Dialami Wanita
Nilai Rata-rata: 7.5 / 10 (2 orang penilai )

Terdapat jenis jenis keputihan yang bisa dialami oleh para wanita, mulai dari yang wajar terjadi hingga yang berbahaya. Keduanya harus diketahui oleh para wanita, agar dapat membedakan mana keputihan yang harus diwaspadai dengan yang tidak. Untuk itu, berikut ini adalah jenis jenis keputihan yang harus dipahami oleh wanita.

1. Keputihan Normal

Keputihan ini juga disebut dengan keputihan fisiologis dimana keberadaannya tidak perlu dikhawatirkan oleh para wanita, karena cenderung muncul akibat dari perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh. Sehingga keputihan normal ini akan muncul ketika sebelum menstruasi, masa ovulasi, wanita bergairah, mengalami stres dan juga saat hamil.

Ciri ciri keputihan normal ini adalah cairan yang keluar dari vagina terlihat bening, tidak kental, tidak berbau, dan juga tidak menyebabkan gatal di sekitar vagina. Umumnya keputihan ini hanya akan terjadi pada saat yang sudah disebutkan sebelumnya, dan akan berhenti ketika masa tersebut terlewati.

2. Keputihan Abnormal

Keputihan abnormal atau keputihan patologis merupakan keputihan yang harus diwaspadai, karena terkait dengan masalah yang terjadi pada area kewanitaan. Bila hal ini diabaikan, maka bisa menyebabkan keputihan semakin parah.

chat

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri keputihan abnormal yang harus Anda waspadai:

Keputihan kehijauan, kekuningan dan juga berbuih. Keberadaan infeksi trikomoniasis yang merupakan penyakit menular seksual terjadi karena parasit yang dapat ditularkan saat melakukan hubungan seksual. Gejala lain yang akan terjadi yaitu cairan keputihan keluar secara berlebihan, berbau amis, dan terasa perih saat buang air kecil. Wanita juga akan mengalami gatal dan bengkak pada area kewanitaan.

Keputihan terasa gatal. Adanya infeksi jamur pada area kewanitaan akan menyebabkan keputihan yang terjadi terasa gatal, dan berbau menyengat. Area sekitar vagina juga akan terasa perih dan juga gatal ketika melakukan hubungan seksual.

Keputihan keabuan dan mengeluarkan bau amis. Bila keseimbangan bakteri yang berada di vagina terganggu atau yang biasa disebut vaginosis bakteri, maka keputihan akan berwarna keabuan dan juga tercium bau amis. Selain itu, gejala penyerta dari keputihan ini adalah gatal bahkan terjadinya iritasi.

Keputihan disertai pendarahan dan terasa nyeri di panggul. Infeksi gonore dan juga klamidia dapat menyebabkan kondisi keputihan tersebut yang akan disertai dengan sakit saat buang air kecil, pendarahan di luar periode haid, dan terjadi keputihan setelah melakukan hubungan seksual.

Jenis jenis keputihan di atas sudah seharusnya Anda ketahui untuk mewaspadai bila Anda mengalami keputihan yang berbahaya atau abnormal. Bila hal tersebut terjadi, maka segera periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan penanganan apa yang tepat untuk diberikan dalam kondisi permasalahan Anda tersebut.

Anda dapat berkonsultasi dan juga memeriksakan diri pada dokter Klinik Utama Gracia untuk mengobati keputihan abnormal yang Anda alami. Jangan biarkan kondisi ini terabaikan, hingga semakin memburuk.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan