• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis 081336361555

Apakah Sistitis Adalah Penyakit Berbahaya? Cari Tahu Disini

Apakah Sistitis Adalah Penyakit Berbahaya? Cari Tahu Disini
Nilai Rata-rata: 7.5 / 10 (4 orang penilai )



Pengertian sistitis adalah infeksi saluran kemih (ISK) bagian bawah yang cukup umum. Infeksinya mengarah khusus pada peradangan dinding kandung kemih. Meskipun sistitis biasanya bukan suatu kondisi yang sangat serius. Namun bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani. Sistitis adalah peradangan kandung kemih. Peradangan dimana bagian tubuh menjadi memerah dan bengkak.

Dalam kebanyakan kasus, penyebab sistitis adalah infeksi saluran kemih (ISK). Terjadi ketika bakteri memasuki kandung kemih atau uretra dan mulai berkembang biak. Bakteri ini menyebabkan infeksi dan menyebabkan peradangan.

Sistitis tidak selalu berasal dari infeksi. Misalnya dari obat-obatan dan produk-produk kebersihan tertentu juga dapat menyebabkan peradangan. Perawatan sistitis adalah hal yang harus diperhatikan dan bisa tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Sebagian besar kasus sistitis akut terjadi secara tiba-tiba. Kasus sistitis interstitial bersifat kronis atau jangka panjang. Sistitis dapat menyerang siapa saja akan tetapi paling sering terjadi pada wanita dibanding pada pria.

Penyebab Sistitis Yang Paling Umum

Sebagian besar kasus diperkirakan terjadi ketika bakteri yang hidup tidak berbahaya di usus atau di kulit yang masuk ke kandung kemih melalui uretra (tabung yang membawa urine keluar dari tubuh). Dan tidak selalu jelas terjadinya. Akan tetapi beberapa hal dapat meningkatkan risiko untuk mendapatkannya penyakit sistitis termasuk :

• Berhubungan seks.
• Menyeka bagian bawah dari belakang ke depan setelah dari toilet.
• Memiliki kateter kemih (tabung tipis yang dimasukkan ke uretra untuk mengeringkan kandung kemih).
• Faktor usia juga sangat mempengaruhi.
• Sedang hamil.
• Menggunakan diafragma untuk kontrasepsi.
• Menderita penyakit diabetes (kencing manis).
• Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pada umumnya wanita yang lebih sering mendapatkan sistitis daripada pria, karena anus (bagian belakang) lebih dekat ke uretra dan uretra jauh lebih pendek yang berarti bakteri kemungkinan bisa masuk ke kandung kemih lebih mudah.

Baca Juga : Kenali Ciri - Ciri Infeksi Saluran Kencing

Berbagai Tanda Dan Gejala Jika Sistitis Tidak Ditangani

Macam-macam gejala sistitis adalah :

• Seringnya buang air kecil (BAK atau kencing).
• Terasa mendesak untuk buang air kecil setelah mengosongkan kandung kemih.
• Urine yang berawan (berbusa) atau berbau sangat tajam.
• Demam yang rendah jika dikombinasikan dengan infeksi saluran kemih (ISK).
• Adanya darah dalam air kencing (hematuria).
• Adanya rasa nyeri saat berhubungan seksual.
• Terasa seperti sensasi tekanan atau kepenuhan pada kandung kemih.
• Kram di perut atau di punggung.
• Dorongan yang kuat dan terus menerus untuk buang air kecil (BAK atau kencing).
• Terasa nyeri pada panggul (pelvic).
• Tertekan di perut bagian bawah.

Jika infeksi kandung kemih menyebar ke ginjal maka bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Berikut gejala infeksi ginjal termasuk :

• Mual.
• Muntah.
• Sakit punggung.
• Panas dingin.

Gejala tambahan dari sistitis adalah seperti adanya demam atau adanya darah dalam urine (hematuria) bukanlah gejala sistitis akan tetapi dapat terjadi terkait dengan gejala lain dari infeksi ginjal.

chat

Bagaimana Cara Mendiagnosis Sistitis?

Dokter akan menanyakan mengenai beberapa pertanyaan mengenai sistitis adalah sangat penting dan utama.  Selain itu melakukan pemeriksaan dan melakukan tes urine. Tes urine untuk diuji di laboratorium. Kultur urine dapat dilakukan untuk menentukan jenis bakteri dalam urine. Setelah mengetahui bakteri tertentu yang menyebabkan infeksi sistitis biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan oral.

Pada kebanyakan dokter menyarankan tes untuk infeksi menular seksual (IMS) karena seringnya memiliki gejala yang mirip dengan sistitis. Pasien yang mendapatkan sistitis secara teratur kemungkinan memerlukan tes lebih lanjut, bisa termasuk scan ultrasound, x-ray atau cystoscopy dari kandung kemih dengan menggunakan kamera serat optik.

Cara Penanganan Sistitis Yang Tepat

Gejala awal sistitis adalah perasaan seperti tertusuk samar-samar saat buang air kecil (BAK atau kencing). Untuk menyingkirkan sistitis ringan dengan beberapa saran termasuk :

• Perbanyak minum air putih, untuk membantu mengeluarkan bakteri dari tubuh.

• Hindari makanan atau minuman asam karena dapat memperburuk pembakaran saat buang air kecil (BAK atau kencing).

Jika perawatan secara pribadi tidak berfungsi maka segera konsultasikan dengan dokter agar ditindak lanjuti. Dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan tes urine untuk memeriksa mikro organisme yang ada. Serangan sistitis yang teratur atau berat perlu penanganan khusus dari dokter karena gangguan yang mendasarinya seperti batu ginjal atau infeksi ginjal yang bisa menjadi pemicunya.

Untuk penanganan khusus penyakit sistitis hanya ada di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik terbaik di Jakarta Indonesia. Klinik Utama Gracia sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhkan setiap pasiennya. Oleh karena itu kami sangat merekomendasikan agar Anda melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 dan jika ada pertanyaan lainnya seputar penyakit sistitis. Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga : Waspadai, Anyang - Anyangan Setelah Berhubungan Intim

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutama.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan